RSS

3 Hal Yang Aku Rindukan

04 Des

Dalam pergulatan hidup di dunia,pasti banyak permasalahan dan cobaan yang menghadang. Kadang kita sangat tidak sabar menghadapi sehingga mengambil jalan pintas untuk mengakhirinya.
Kita pasti memiliki sifat rindu terhadap kedamaian,terhadap ketenangan dan keindahan dalam hidup. Namun,ada beberapa kerinduan yang aku sangat ingin untuk mendekapnya dan menjumpainya selama di Dunia ini sebagai bekal menuju syurga,bekal dalam menghadapi hidup dan bekal dalam kehdupan abadi. Ada 3 hal yang aku rindukan,
1. Meninggal dalam keadaan khusnul khatimah
Meninggal atau kematian adalah perkara yang pasti terjadi dan sangat menyakitkan. bahkan Rasulullah saw merasakan sakit ketika di cabut nyawanya oleh malaikat izrail. Namun,apakah rasa sakit tersebut yang hanya sementara di dunia akan mengantarkan kita pada nikmat yang abadi atau malah siksa yang abadi. Tentu kita menginginkan nkmat abadi setelah kematian.Ada beberapa tanda kematian yang insya Allah khusnul khatimah diantaranya meninggal dalam keadaan sholat[sujud],dalam keadaan berperang[berjuang] di jalan Allah,meninggal dengan wajah bersih dan tersenyum.dll Semoga kita meninggal dalam keadaan seperti itu.
2. Menikmati ibadah dan amal dalam nuansa Ramadhan
Nuansa Ramadhan adalah nuansa yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Ia begitu syahdu dalam hati. Setiap detiknya adalah ibadah,setiap menitnya adalah berkah, setiap waktunya penuh dengan nuansa amal ibadah. Malamnya begitu terang dengan shalat tarawih, sepertiga malamnya adalah kenikmatan yang tiada ada gantinya.Setiap lembar tilawah yang kita lantunkan,bernilai pahala yang besar. Setiap sedekah yang kita keluarkan berbalas nilai yang berkali lipat.Setiap sholat sunah senilai dengan sholat wajib.Dan sholat wajib akan mendapatkan pahala yang berkali lipat. Syetan dibelenggu dan pintu syurga dibuka dengan seluas-luasnya. Penuh rahmat dan berkah. Menjadi pembakar dosa.Semoga diri ini dan kita semua menjadi pribadi yang selalu memanfaatkan bulan ini dengan baik.
3. Berkumpul dengan pejuang-pejuang dakwah
Iniliah nikmat terbesar dalam perjalanan dakwah dan hidup ini.Setiap pertemuan dengan saudara kita adalah berkah. Dengan senyum yang tulus,ucapan salam yang ikhlas,dan dekapan hangat seorang sahabat yang penuh kesahajaan. Setiap suka dan duka dilalui bersama.Cacian,hujatan, bahkan siksaan menjadi garam dalam dakwah ini yang selalu menambah keimanan ini.Ma’an najah
Semoga kita bisa menuju kerinduan kita dan bertemu dengan Allah dalam keadaan mulia dan mejadi keluargaNya di Syurga kelak.Amin Ya Rabb Ya Rabbal’alamin

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Desember 2009 in Renungan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: