RSS

Sesal dan Cemburu dalam Dakwah ( SCD )

31 Okt

Assalamu’alaikum wr wb,

hem…setelah lama absen dalam dunia blog, entah kenapa malam ahad kemarin, tepatnya tanggal 30 Oktober 2010 pukul 10, diriku ingin menumpahkan rasa rindu didada (kayak lagu dangdut aja..hehe) .

Malam itu, dalam udara yang cukup sejuk, namun suasananya begitu hangat, diselingi canda dan tawa. Aku termenung cukup lama, tersadarkan oleh curhat dan cerita dari teman-teman yang sedang duduk melingkar (gak melingkar-melingkar amat sih). kehangatan yang berbobot dan canda yang tidak menghilangkan makna. begitulah suasana akhir pekan yang bagi sebagian remaja atau pemuda, dihabiskan untuk bersenang-senang ( kita juga senang-senang sih..hehe).

Materi kali ini, memukul telak diriku, menyadarkan kesalahan, mengembalikan penyesalan, yang seharusnya diperbaiki bukan melarikan diri. Waktu yang terus berputar, semakin memperdalam rasa penyesalan ini, selain itu, muncul pula perasaan cemburu yang semakin memuncak di hari ada siang, 31 Oktober 2010.
tentang bagaimana kita memaksimalkan kontribusi jundi-jundi dalam agenda dakwah. Memaksimalkan potensi dan keahlian mereka. Iya, inilah salah satu kesalahan ketika masih berstatus sebagai qiyadah (semoga bisa menjadi hikmah), aku cenderung memaksa para jundi-jundi itu untuk bisa mengerjakan segala hal, padahal, konsep atau cara seperti itu yang membuat mereka lari.

salah satu contoh, ketika seorang al akh, yang memang tidak mau atau tidak bisa berorasi dalam aksi, kemudian beliau disuruh orasi sebagai perwakilan salah satu lembaga, karena beliau satu-satunya yang hadir waktu itu. Bisa jadi hal tersebut membuat beliau malu. sehingga, ujungnya adalah tidak ikut berpartisipasi dalam agenda-agenda serupa.

Pengalaman memang guru yang terbaik, ia mengajarkan bagaimana seharusnya bertindak.
ia mengatakan, apa yang seharusnya dikatakan.
amal dan perbuatan.

Hari ini, aku dibuat cemburu, iri, oleh perjuangan sahabat-sahabat dalam agenda dakwah di suatu daerah, cemburu dengan rasa lelah mereka, cemburu dengan kurang tidur mereka, cemburu dengan suka duka mereka. Karena fase kehidupan yang sedang berpindah dari satu keadaan ke keadaan berikutnya yang masih belum stabil.
suatu kondisi masa tenggang yang kadang membuat futur leluasa melenggang, seperti kondisi para sahabat Rasulullah pasca perang Badr.

Hari ini, akhirnya, aku merasakan cemburu yang sangat mendalam dan memuncak, yang bertanya-tanya dalam pikiran yang kadang tidak bisa memberi jawaban kecuali dengan kebersamaan, “Kenapa ane gak ikut berpartisipasi dalam agenda dakwah, gak ikut berjuang dalam islam? “, pertanyaan yang mengelilingi isi hati dan pikiran.

Aku tidak mau seperti Ka’ab bin Malik, yang mendapat hukuman dari Allah, karena mundur dan tidak ikut berperang, padahal Beliau adalah pahlawan Badr. beliau akhirnya diboikot, tidak diajak ngobrol atau komunikasi, baik dengan Rasul, atau dengan sahabat yang lain. Akut tidak mau seperti itu.

Sudah saatnya membuka lembaran baru dalam partisipasi perjuangan dakwah, menjadi pemain bukan penonton.
Sesal dimasa kemarin biarlah menjadi cambuk kebangkitan.
Cemburu hari ini biarlah menjadi semangat dan motivasi diri.

Jangan pernah mundur kawan, sampai mundur itu mundur dalam menggodamu,
jangan pernah lelah kawan, sampai lelah itu lelah mengejarmu
yakinlah, bahwa jalan ini adalah jalan yang terbaik yang telah Allah amanahkan kepada kita, sebagai Jalan Cinta Para Pejuang, seperti yang dijelaskan, akh Salim dalam bukunya.

Sesal dan cemburu dalam dakwah, menjadi jalan untuk bangkit, melejit.

Sekian, sedikit tulisan, yang insya Allah, mengawali kehidupan ane kembali di dunia blog.

semoga bermanfaat,

Fajar Fatahillah
Gegerkalong, Bandung, 31 Oktober 2010, pukul 23.00

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 31 Oktober 2010 in Dakwah

 

3 responses to “Sesal dan Cemburu dalam Dakwah ( SCD )

  1. pipin217

    1 November 2010 at 4:55 am

    jadi mo balik ke lengkong tak???
    *tawaranpertama😀

     
  2. Fajar Fatahillah

    1 November 2010 at 9:05 am

    Ane sudah terlanjur hijrah ke Jakarta bro, makasih tawarannya, kalo bisa pun sementara aja, itupun sabtu-ahad, hehe..
    prepare for jakarta 2012.. hehe..

     
  3. pipin217

    1 November 2010 at 4:56 pm

    ah…. kecewa…😦

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: