RSS

Kisahku pada Hari pertama Islamic Book Fair 2011

06 Mar

Hari itu, Jum’at ( 4 Maret 2011) adalah hari pertama dan opening Islamic Book fair 2011 di Istora Gelora Bung Karno. Dan sejak pagi udah niat mau ikut acara pembukaan jam 14.00 . Namun karena masih ada pekerjaan dari kantor, akhirnya gak ikut acara pembukaan.

Ba’da Sholat jum’at di Mesjid Departemen Pertanian, jalan-jalan dulu ke pasar kaget. ( biasanya tiap abis sholat jum’at suka kesana, cari2 barang yang unik, atau cuma sekedar jalan2). Setelah puas , akhirnya langkahku tertuju pada sudut pojok dibagian dalam pasar, gerobak coklat bertuliskan mie ayam mengalihkan perhatianku. sung.. langsung aja, DP ( Duduk dam Pesen).

Alhamdulillah setelah kenyang, pulang ke rumah, ganti baju, dan siap-siap berangkat ke Istora GBK. dengan satu tas yang berisi dua laptop ( karena mau mampir ke kantor dulu, nyimpen laptop). berangkat dari rumah sekitar pukul 14.30
Setelah beres nyimpen laptop dan ngobrol2 sebentar, akhirnya jam 15.00 berangkat dari kantor ( di daerah mampang) naik Kopaja 57 jurusan Blok M – Cililitan.

Alhamdulillah, tidak berapa lama, datang juga Kopaja 57, naiklah diriku dan duduk di kursi belakang. hanya butuh beberapa menit ke blok M, sampailah disana sekitar pukul 15.20 pas banget adzan ashar. langsung diriku bergegas ke Mushola di dekat pintu keluar terminal.  Sempat bingung ketika mau ke mushola, karena berbeda ( maklum terakhir kesana pas SMA). ternyata sudah diperbaiki dan diperluas. dan pindah ke lantai 2, lebih bagus dan adem..

pukul 15.45 diriku meluncur ke terminal, menunggu bis kopaja P19, ternyata eh ternyata salah nunggu, kopaja P19 gak masuk terminal Blok M, tapi dia di luar,  ngetemnya di pintu keluar terminal. Akhirnya diriku naik Kopaja 66 aja setelah menunggu 15 menit, sama ngelewatin Istora GBK juga. Ada yang menarik hati dan pikiran ketika di kopaja 66, waktu itu aye duduk di belakang sopir, beliau masih muda, dan mirisnya, tiap kali dia kesal, keluar kata-kata kasar, bawa-bawa personel kebun binatang gitu.. astagfirullah.. Terus ketika bisnya disalip taksi, dia marah-marah dan ngajak keneknya untuk mukulin sopir taksi, waduh.. gahwat… untung keneknya gak mau.. kalau gak bisa lama nih perjalanan..
Namun, ada juga yg bikin senyum2 sendiri, yaitu lirik dari pengamen jalananan, lucu menyinggung pemerintah, menyinggung para penumpang juga, kreatif deh pokoknya, dengan alat sederhana, namun, mampu menciptakan nada yang bagus ( mungkin kalau ikut Indonesia mencari bakat, bakal juara nih kayaknya)

Pukul 16.30 , alhamdulillah sampe di pintu utama dan langsung meluncur ke IBF ( karena mengejar acara Talkshow TKW Menggugat),  belum sempat lirik – lirik, diriku langsung ke panggung Utama, dan duduk di sebelah toko buku I’tishom ( sempat gak tenang juga, buku I’tishom itu kayaknya pada ngerayu aye deh, untung bisa menahan pandangan, hehe..)
Diskusipun dimulai dengan puisi tentang nasib TKW oleh Ratih Sang, dan cerita pengalaman tkw oleh ibu Bertha ( aktivis tkw yang aktif dan rajin di hongkong) dan penulis pipit senja serta dari Dompet Dhuafa. sangat menarik, diskusinya penuh dengan emosi dan kadang diselingi tawa, blak-blakan pembicara itu mengkritik pemerintah terutama Pj TKI dan lembaga terkait lainnya. Mereka tidak diprhatikan, padahal para tkw dan tki itu katanya pahlawan devisa, namun kenyataannya mereka hanya diperas uangnya saja, tidak pernah diperhatikan jika ada masalah hukum, dll.

huh.. diriku hanya bisa menghela nafas selesai acara diskusi tadi, pas dengan adzan Magrib dan langsung meluncur ke Mushola, setelah selesai sholat magrib, waktunya untuk menelusuri setiap sudut Istora, stand demi stand dilewati, kadang berhenti sebentar, membaca dan melihat-lihat, kadang hanya melirik, setelah selesai di lantai satu, tadinya mau ke lantai dua, tapi karena rada cape, istirahat kembali di panggung utama, krn adem, dan ternyata lagi ada peluncuran album nasyid, dan saat itu sedang ada penampilan dari De’ mesej, tim nasyid acapela yang masih mudah namun luar biasa, seperti gradasi gayanya namun lebih trendi dengan balutan busana serba putih.

sekitar 30 menit, waktu menunjukan pukul 19.30, diriku meluncur kembali ke Mushola untu sholat isya berjama’ah, dan setelah itu, langsung membeli buku yang memang sudah ditargetkan, ada banyak buku yg sudah direncanakan di akhir2 bulan Februari, 3 buku dari stand I’tishom,  syarah bulughul maram, buku islam  liberal dan buku2 politik, total sekitar 5 buku dan 3 majalah yang menghabiskan kurang lebih 300rb.

Sangat berkesan pada IBF kali ini, agenda-agenda talkshownya bagus2, dengan narasumber yang luar biasa.
So Bagi, sahabat-sahabat yang ingin membeli  buku sekaligus mencari ilmu, disinilah tempatnya.

oke..see you pada laporan perjalanan selanjutnya..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Maret 2011 in Laporan Perjalanan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: