RSS

Peta Serangan Iblis

22 Mar


Topik dan suasana malam ini cukup panas. Ya. karena, malam ini kita membahas tentang Iblis. Musuh yang nyata bagi orang-orang yang beriman. Musuh manusia sejak Nabi Adam sampai hari kiamat kelak.
Musuh yang sangat halus, bahkan sampai merasuki aliran darah. Musuh yang senantiasa menyerang dari depan, belakang, kiri dan kanan kita.
Musuh yang akan menyerang dari titik terlemah kita.
Itulah sedikit karakter Musuh kita. Untuk itu, sebagai seorang Mu’min kita harus memikirkan strategi mengalahkannya, dan juga mempelajari serangan-serangannya.
Dan Allah swt telah banyak memberikan jalan bagi kita untuk mengalahkannya, diantaranya adalah keikhlasan dalam beramal dan beribadah.
Namun, kita tidak akan membahas cara mengalahkannya, tapi kita akan coba mengulas peta kekuatan dan peta serangan iblis. Peta ini disarikan dalam tulisan-tulisan Ibnul Qoyyim dan juga dalam tulisan Muhammad Ahmad Ar Rasyid. Ada 6 peta serangan atau tingkatan serangan iblis kepada manusia, yaitu :
1. Menanamkan atau menyamarkan kekufuran
Mungkin sudah menjadi informasi umum masyarakat indonesia dan dunia umumnya, yang percaya dengan hal-hal yang berbau syirik. Seperti adanya nyi roro kidul di pantai selatan, atau adanya penunggu gunung, menjadikan keramat makam orang-orang tertentu, kemudian perayaan-perayaan yang berbau syirik, seperti dalam keraton, memandikan keris, dan lain sebagainnya. Inilah serangan pertama syetan, untuk menjauhkan manusia dari tuhannya. Membuat sesuatu seakan-akan seperti tuhan.

2. Mengajak atau menjebak pada syubhat bid’ah
Serangan pada tingkatan selanjutnya, jika kita berhasil melalui serangan pertama, adalah membuat syubhat-syubhat dalam ibadah, dalam amal yang berbau bid’ah atau memang bid’ah, sesuatu yang baru yang tidak ada nash syariat.

3. Menghiasi syahwat-syahwat dengan kebaikan / sekan-akan baik
Suatu amal-amal yang dilakukan turun temurun dan seakan-akan amal itu adalah amal yang baik. Misal dalam tata cara sholat, ia mungkin mengganggap sudah benar dalam sholatnya, akan tetapi, setelah dipelajari ada banyak kesalahan. Nah setan bermain disini. Atau misalnya merampok barang orang lain untuk dibagikan kepada orang miskin atau membangun mesjid dari uang korupsi. Mungkin seakan-akan itu baik, dan setan menjadikan indah sehingga kita tertutup dalam kebaikan sebenarnya.

4. Menyamarkan syahwat-syahwat kecil yang dianggap biasa
Dalam masyarakat, kita sering kali banyak mentolerir kemaksiatan atau kejelekan-kejelekan yang ada, sehingga kita terbawa dengan lingkungan tersebut karena sudah dianggap biasa. Misalnya membuang sampah ke sungai, mengenakan jilbab yang tidak sesuai, berpacaran, merokok dan lain sebaginya. Setan menyamarkan dan menjadikan seakan-akan itu boleh.

5. Menjebak dalam hal-hal yang mubah
Asal dari segala sesuatu itu mubah, kecuali ada nash yang mengharamkannya. Dan salah satu pintu setan dalam menyerang manusia melalui pintu ini. Mubah. Misal, makan adalah hal yang mubah, apalagi dari hasil yang halal, namun, kadang makan bisa menjadi jalan kelalaian atau kemaksiatan. misalnya karena terlalu banyak makan, akhirnya kenyang kemudian ngantuk, sehingga menutup kebaikan-kebaikan yang seharunya bisa kita lakukan.

6. Mengacak-ngacak daftar prioritas atau agenda kita
Inilah salah satu, pintu terakhir, yang disampaikan ibnu qoyyim dan ahmad ar rasyid, mengacak atau mengubah skala prioritas atau daftar agenda harian kita. Misal, ketika harusnya jadwal membaca Al Qur’an, ada aja halangannya, nonton tv, facebookan, dll.

Itulah sedikit ikhtisar yang bisa ane ambil. Intinya kta harus tetap waspada dari serangan-serangan setan. Karena nafas mereka sangat panjang, mereka cerdik dan lihai dalam menjerumuskan manusia. Mereka hanya bisa dilawan dengan keikhlasan dan keistiqomahan…

Semoga Bermanfaat …
Mesjid Ar Ruhama, Jatipadang, 21 Maret 2011 (20.00-22.30)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 Maret 2011 in Kisah seputar Tarbiyah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: