RSS

Menumbuhkan Semangat yang tinggi

22 Apr

Ikhwah fillah, dalam setiap langkah dakwah, selalu ada halangan.
selalu ada rintangan dan kezaliman yang akan kita hadapi.
Semakin cepat kita melangkah semakin kuat juga musuh-musuh dakwah itu menghadang.
Ibarat kita menaiki sebuah pohon, semakin tinggi kita naik, semakin kencang angin yang bertiup.
angin itu bisa menjatuhkan kita seketika, atau juga secara berkala.
Namun, ada kalanya, angin yang pelan, sepoi-sepoi, setiap hari secara terus menerus, bisa juga menjatuhkan kita dan melalaikan kita dari tugas-tugas dakwah, dari amanah-amanah tarbiyah.

Oleh karena itu ikhwah, kita harus memiliki benteng dan juga senjata untuk menghadapi serangan2 musuh, dan benteng terbaik itu ada dalam diri kita. Ya! Seluruh diri kita yang telah kita wakafkan kepada Allah swt.
Diri kita telah kita serahkan untuk kepentingan dakwah, sehingga setiap gerak langkah kita adalah dakwah.
ada tiga pilar yang mampu menguatkan diri kita , menumbuhkan semangat kita, dan membuat kita konsisten dalam jalan ini.

1. Ibadah
Hubungan Kita dengan Allah swt, melalui amalan yaumiah kita, amalan ibadah kita, baik yang bersifat ritual ataupun konseptual. Ya! Ibadah yang mampu membangkitkan ruh pribadi kita dan kemudian akan membangkitkan ruh lingkungan masyarakat kita, target dakwah kita. Semua bermula dari hubungan kita dengan Allah.
Dalam Sholat Jama’ah, dalam puasa sunnah, dalam Tilawah Al Qur’an, Al Ma’tsurat, dalam sholat malam kita. Itulah Sumber militansi para kader dakwah.

Imam syahid Hasan Al Bana berpesan, Jadilah Ahli ibadah sebelum menjadi pemimpin.

Imam Al Jauzi berkata, Ciri atau tanda kesempurnaan akal adalah memiliki semangat yang tinggi, jika hanya puas dengan yang minimal atau rendah, itu adalah kehinaan.
maka, pilihlah yang maksimal, berjuanglah dalam menggapai ibadah yang paling tinggi targetnya.

2. Tarbiyah
Pilar yang kedua adalah pembinaan yang kontinyu, terprogram dengan baik, mengarah pada tujuan dan target yang jelas. Pembinaan terhadap diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan dunia. itulah tingkatan amal yang harus dijalani seorang Akh.
Pembinaan yang senantiasa mempernaharui iman kita, mengevaluasi amalan yaumiah kita dan sebagai media konsolidasi serta strategi dakwah. itulah Tarbiyah!

3. Ukhuwah
Kekuatan ibadah dan Tarbiyah mungkin belum cukup, masih dibutuhkan satu pilar lagi, yakni Jama’ah atau Ukhuwah. Ya! dakwah tidak bisa sendiri ikhwah, kita butuh kebersamaan, kita butuh pembagian peran, kita butuh keakraban dalam menghadapi berbagai serangan terhadap dakwah ini. Domba yang berjalan sendiri dan terpisah dari gerombolannya akan mudah diterkam serigala.
begitu juga diri kita, akan mudah diserang oleh kefuturan, kemalasan dan kelalaian dalam menjalankan dakwah ini. Kita butuh teman perjuangan, sebagai rekan dalam suka, sebagai teman dalam duka.

Semoga kita bisa dan masih memiliki kekuatan dan 3 pilar tersebut dalam menghadapi gelombang ujian ini.

Markas Dakwah,
JatiPadang , Pasar Minggu

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 April 2011 in Kisah seputar Tarbiyah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: