RSS

Arsip Kategori: Motivasi dan Inspirasi

Beginilah Cara Allah menegur kita

IMG-20141221-WA0002

Ikhwah fillah, semoga Allah membersamai setiap langkah dakwah ini.

Pernahkah suatu ketika, kita dalam keadaan yang tidak punya kesibukan apa-apa selain kerja dan mengurus rumah tangga?

Padahal, sepak terjang dan pengalaman kita dahulu adalah seorang aktivis pergerakan yang sibuk mengurus kepentingan umat.

Kemudian tanpa sangka, Allah takdirkan kita untuk mengemban amanah besar yang membuat kita harus mengorbankan waktu-waktu santai kita. Amanah yang tidak kita inginkan dan kita tidak duga akan mengembannya.

Maka, inilah mungkin cara Allah swt menegur kita dan memberikan kasih sayangnya kepada kita. Atau mungkin juga inilah ujian yang Allah berikan untuk menguji kapasitas kita berdasarkan pengalaman dan sepak terjang sebelumnya. Ibarat kata pemain bola yang bersinar pada masanya, yang kemudian redup, dan kembali dipanggil untuk mengembalikan masa jayanya.

Maka, inilah masanya, kita membuktikan kemampuan kita, memberikan kontribusi terbaik kita sebagai hamba kepada Allah swt .

Bersyukurlah kita, Allah swt masih menegur kita, dan membangkitkan kita, dari tidur dan santai yang berkepanjangan. Itu artinya Allah masih menyayangi kita.

Bergerak, Berlayar dalam samudra kehidupan.

Iklan
 

Tag: ,

Biarkan Dakwah Membuka Pintu Cahayanya

Ijinkan saya bercerita tentang anak manusia, tentang seorang teman dan guru yang luar biasa.
Seorang anggota dewan yang bersahaja, yang tidak meninggalkan aktivitas lamanya sebagai pedagang di pasar, yang selalu dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap masalah lingkungannya.
Pernah suatu ketika ada tukang becak yang membutuhkan biaya untuk sekolah anaknya,
dia datang ke rumah anggota dewan tersebut, awalnya ia ragu, karena rumah anggota dewan ini tidak seperti rumah layaknya anggota dewan,
dindingnya saja dari triplek, atapnya bocor, sehingga kalau hujan basah ke dalam rumah.
Namun, tukang becak tadi diajak masuk oleh anak pemilik rumah sebutlah namanya imam, dan setelah cerita perihal keperluannya,
imam tanpa ragu memberikan semua uang yang akan digunakan kampanye kepada tukang becak tersebut.
Pernah suatu ketika, umu imam berencena memperbaiki rumahnya, namun imam menolak, karena takut menjadi fitnah.
Sarana negarapun digunakan untuk keperluan rakyat, seperti mobil yg serig digunakan utk mengantar tetangga dan masyarakat yg membutuhkan,
imam sendiri yang menjadi sopirnya.
Kisah lainnya dari pak dede, anggota dewan yg bersahaja, adalah selalu melakukan kunjungan dan memberi bantuan meski ke daerah basis lawan politiknya,
ke daerah yg bukan daerah pemilihannya.
Ditengah kesibukannya, beliau masih mengurus lembaga atau yayasan yg menjadi magnet dakwah dilingkungannya,
yayasan ini telah berkembang dari semula hanya membuka pendidkan tk, sekarang sudah membuka pendidika smpit dan lembaga tahfidz.
Satu hal yang ingin beliau bangun adalah lembaga pendidikan islami yag terjangkau bagi masyarakat, bahkan yang gratis sama sekali.
Beliau ingin memberikan pelayanan berupa pendidikan kepada kader-kader yang kurang mampu dalam mendidik anak-anaknya.
Semoga Allah memberikan keistiqomahan kepada beliau dan keluarga.
———————————-

Ikhwah Fillah,
Biarkan dakwah membuka pintunya dan menyebarkan cahayanya melalui kontribusi nyata.
Rumah yang sederhana yang selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berkonsultasi.
Biarkan ia tetap terbuka agar dakwah masuk dengan cepatnya.
Memberi dan menolong siapa yang membutuhkan bahkan mereka adalah lawan atau bahkan musuh kita.
Biarkan dakwah membuka lebar pintu kebaikannya menyebar tanpa batas.
Biarkan dakwah dengan kesederhanaanya, yang membuat lebih mudah dan tidak banyak menjadi fitnah.
Biarkan dakwah menjadi magnet sejarah, dengan kontribusi nyata tanpa banyak retorika, membangun peradabannya dengan sarana yang ada, pendidikan, keterampilan, olahraga dan lain sebaainya. Biarkan dakwah terasa begitu dekat dan nyata.
Biarkan dakwah membuka pintunya dan menyebarkan cahayanya kepada siapa saja,
Maka mereka akan dengan mudah menerima panggilannya,
Tidak perlu dengan harta, tahta ataupun janji-janji belaka,
Cukup dengan kontribusi nyata dan terbuka kepada siapa aja,
Maka, dakwah akan menyebar dengan cepatnya.
Insya Allah
Untuk guru dan sahabat terbaikku, semoga Allah mudahkan jalan dakwahnya, mudah dalam istiqomah dijalanNya.

Fajar Fatahillah
Jakarta, 4 DzulQa’dah 1432 H

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 November 2011 in Dakwah, Motivasi dan Inspirasi

 

Doa Yang Berjalan

Terlalu sayang kalau hidup ini dipenuhi dengan kutukan. Segala yang kita lihat, kita temui, dilalui dengan sumpah serapah. Bahkan kadang banyak sebagian dari kita yang mengawali paginya dengan pertengkaran,antara istri dengan suami,ayah dengan anak meski karena hal kecil, karena bangun kesiangan, sarapan yang kurang, anak belum mandi, dan lain sebagainya.
Ketika keluar rumah pun masih diliputi kekesalan sehingga apa yang dilewati menjadi ajang pelampiasan, bahkan terhadap tetangga sendiri.
Semua itu hanya akan membuat hati tidak nyaman, penuh amarah dan kekesalan yang tidak hanya berdampak pada diri sendiri tapi juga orang lain. Akibatnya, ia akan menjadi dijauhi dan mendapat doa yang tidak baik dari sekitar.
Seperti kisah seorang pemuda yang tiap malam mabuk-mabukan dan suka membuat kegaduhan. Banyak warga yang merasa kesal, dan banyak yang mendoakan kematian. Tidak berapa lama, pemuda tadi tewas dalam kecelakan.
Apakah kita ingin seperti pemuda tadi? Yang selalu mendapat doa keburukan?
Maka jadilah doa yang berjalan.
Setiap kejadian yang kita lihat,yang kita alami, selalu selipkan doa kebaikan. Di rumah kita, terhadap pasangan hidup kita, terhadap anak kita, terhadap orang tua kita, sirami amarah dengan doa kebaikan. Maka doa kebaikan akan menenangkan hati kita. Keluar rumah dengan doa, lihat tetangga, doakan mereka, dalam perjalanan, macet, dalam kondisi apapun, selipkan doa kebaikan kita. Melihat pengemis, melihat pengamen, penjual koran,Petugas kebersihan, anak jalanan, sopir angkutan, dan lain sebagainya. Selipkan doa kebaikan untuk mereka, doa agar mereka mendapat hidayah.
Dan jadilah pribadi yang baik terhadap lingkungan sekitar, terhadap siapa saja yang kia temui dalam perjalanan. Maka mereka akan mendoakan kebaikan untuk kita. Bukankah doa yang dilakukan tanpa sepengetahuan kita akan dikabulkan oleh Allah swt?
Maka dua hal yang penting, mendoakan orag lain dan berbuat baik terhadap orang lain.
Maka, kita akan mnjadi doa yang berjalan, mendoakan orang lain dan di doakan orag lain dalam kebaikan.

 
 

5 Kekuatan Ramadhan dalam Surat Al Baqarah 183


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ikhwah fillah Rahimakumullah, Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 183 yang artinya:

“[2:183] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”

Kalau mendengar atau membaca ayat diatas, kita jadi ingat dengan satu bulan yang spesial, bulan yang utama, yakni bulan Ramadhan. Yah, dan sebentar lagi (kurang lebih seminggu), kita insya Allah akan berjumpa kembali dengan bulan yang mulia itu. Namun, kita kadang hanya ingat ayat tersebut sebagai ayat yang berkenaan dengan bulan Ramadhan, tanpa mengetahui makna, rahasia dan kekuatan dari ayat tersebut yang bisa membuat kita bersemangat dalam menjalankan ibadah shaum dibulan Ramadhan.

Dikutip dari seorang Doktor dibidang tafsir, Ustad Sami’un Jazuli pada kajian Ba’da Dzuhur di Majlis Taklim Telkomsel, berikut akan coba saya paparkan inti dari 5 kekuatan surat Al Baqarah ayat 183,

1. Iman,
Percaya yaitu Kemudian membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dalam perbuatan. itulah Iman. secara bahasa percaya atau yakin. Percaya kepada siapa? kepada apa? Percaya kepada 6 rukun iman, yaitu kepada Allah, malaikat, rasulNya, kitabNya, Hari akhir, Qadha dan Qadar.
Subhanallah, Allah menyeru dalam ayat ini hanya kepada orang yang beriman yang cirinya disebutkan diatas, siapa yang beriman?
mereka yang percaya kepada Allah. konsekuensinya adalah mengerjakan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. mereka juga yang percaya kepada malaikatNya. Sehingga dalam kesehariannya mereka yang beriman merasa senantiasa diawasi.
Mereka yang percaya kepada KitabNya. Yang senantiasa membaca dan mentadaburi Al Qur’an dan mengamalkan setiap isinya.
Mereka yang percaya kepada RasulNya. Yang menjadikan Rasul sebagai teladan, yang mengikuti sunah beliau.
Mereka yang percaya hari Akhir. Sehingga mereka senantiasa menjaga amalnya, menjaga lisannya dan menjaga hatinya. Karena semua akan dimintai pertanggungjawab di hari akhir.
Dan terakhir mereka yang yakin dengan qadha dan qadar. yakin dengan takdir dan ketetapan Allah swt.

Allah swt menyediakan dan menyeru kepada mereka untuk berpuasa dibulan Ramadhan. Maka berbahagialah mereka yang beriman dan yang senantiasa menyempurnakan keimanannya, karena mereka adalah orang2 spesial yang diseru oleh Allah.

2. Karakter,
ada pertanyaan menarik, kenapa Allah menyebutkan kalimat wajib dengan “kutiba“? Padahal, dalam bahasa arab bisa juga dengan kata wajib langsung, bukan dengan kutiba. Bahkan kutiba dalam bahasa Arab artinya menulis/ dituliskan?
Inilah keagungan Allah swt, bukti keindahan Al Qur’an. Dalam Bahasa Arab, kutiba artinya dituliskan. Dalam kesehariannya, sering digunakan ketika seseorang menulis diatas sebuah batu yang tulisan tersebut bertahan sangat lama dan bahkan mungkin tidak bisa dihapus. Inilah rahasia kenapa Allah menggunakan kata Kutiba, karena Allah ingin menjadikan Ramadhan sebagai karakter kuat yang dituliskan kedalam dada manusia yang beriman. SUBHANALLAH.
Maka berbahagialah mereka yang beriman, karena begitu spesialnya Allah memperlakukan mereka dengan Ramadhan ini.

3. Shiyam/ Shaum
Secara bahasa artinya menahan (Imsak). menahan diri dari yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari, tidak hanya menahan dari yang membatalkan, akan tetapi juga menahan dari yang mengurangi nilai atau pahala puasa.

4. Umat terdahulu,
Shaum bukan hanya dimiliki atau dilakukan oleh umat nabi Muhammad saja, akan tetapi umat-umat terdahulu. Artinya, kita adalah bagian dari rombongan umat itu. Ya. Rombongan umat yang taat dan beriman kepada Allah sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad, kita ikut bersama mereka dalam berpuasa, ikut menjadi bagian dari manusia-manusia terbaik dimuka bumi ini. Berbahagialah kita, karena Allah mengumpakan kita dengan umat2 terdahulu dalam berpuasa.

5. Taqwa.
kekuatan yang kelima dan juga yang menjadi tujuan utama dalam perintah Allah Surat Al Baqarah ayat 183 adalah Takwa. Predikat yang hanya diberikan kepada orang-orang yang spesial yang bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan optimal dan maksimal, yang menahan diri mereka dari yang mengurangi pahala puasa, yang mengharap ridho dan balasan dari Allah swt, yang takut terhadap dosa dan hukuman dari Allah swt.

Subhanallah Allahu AKbar.
Mari kita berusaha dengan optimal, memanfaatkan bulan yang Allah sediakan bagi mereka yang beriman. Berjuang untuk mendapatkan pahala berlimpah dengan maksimal. Berjuangan untuk mendapatkan ampunan Allah swt, berjuangan menghimpun semua amal kebaiakn dibulan yang mulia ini.
kelima kekuatan tadi semoga bisa menjadi pemicu bagi kita, penyemangat yang membakar motor keimanan kita.
Semoga Kita dipertemukan dengan Ramadhan dalam keadaan yang sehat jasmani dan ruhani dan penuh dengan bahan bakar keuatan iman.

Wallahu’alam

Jakarta, 23 Sya’ban 1432 H
Fajar Fatahalillah,
@Markaz Dakwah, Jatipadang

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Juli 2011 in AL Qur'an, Motivasi dan Inspirasi

 

Ini persiapan Ramadhanku. Bagaimana denganmu?


Allahumma Bariklana fii rajaba wa sya’ban wa balighna fii Ramadhan.
Artinya: Ya Allah. Berkahilah kami di Bulan Rajab dan Sya’ban dan Sampaikanlah kami di Bulan Ramadhan.

Alhamdulillah, Bulan yang dinantikan segera tiba. tinggal menghitung hari. Namun, kita harus terus banyak berdoa agar diberi kesempatan untuk berjumpa dengannya. Sesuai dengan doa pembuka diatas. Aamiin.

Ya. Dialah bulan Ramadhan. Bulan yang mulia. yang didalamnya begitu banyak kebaikan.
salah satunya seperti dikutip dalam hadis shahih berikut,
(Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1793)

“Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun” [Bukhari-Muslim]

Nah, subhanallah. Dahsyatkan keutamaannya. Oleh karena itu, mari persiapakan segala kebutuhan, baik ruhani maupun jasmani agar maksimal dan optimal ketika menjalani ibadah Ramadhan.

Berikut, saya kutip dari Aa Hadi dalam ceramahnya di Majlis Ta’lim Telkomsel, agar Ramadhan kita berkah dan bersih dari dosa,
1. Bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benar tobat,
Perbanyaklah istigfar, berdoalah agar dosa-dosa kita dibersihkan. khususnya ba’da sholat fardhu, yang lebih utama lagi ketika sepertiga malam saat/selesai tahajud.
2. Meminta maaf kepada orang tua,
Orang tua yang telah membesarkan, mendidik, mengorbankan segalanya demi kita, maka alangkah sombongnya jika kita tidak mau meminta maaf kepada mereka, salah satu momentumnya adalah menjelang Ramadhan ini, bukan hanya saat idul fitri aja. Bawakan mereka hadiah, misalnya mukena, baju muslim, beras,dll yang dibutuhkan saat Ramadhan.
3. Meminta maaf kepada saudara, tetangga, rekan kerja, kerabat dekat maupun jauh.
Selanjutnya, kepada saudara2 kita, tetangga, rekan kerja dan kerabat lainnya yang pernah atau sering berinterkasi dengan kita, mungkin ada kata yang menyakiti mereka, atau ada sikap yang membuat mereka benci dan tidak suka dengan kita, maka kejarlah mereka dan minta maaflah. kalau jarak terlalu jauh, bisa dengan media telekomunikasi.

Selain meminta maaf, kita juga harus memaafkan mereka2 yang menyakiti kita.

Nah, sekarang, mari kita buat persiapan pribadi dan agenda harian kita di bulan Ramadhan, berikut tips singkat saya,
1. Niat untuk mengisi ramadhan dengan kebaikan,
2. Buat program harian atau target2 Ramadhan, misalnya
– Program tilawah atau baca Qur’an satu hari satu Juz. Caranya setiap sebelum dan sesudah sholat fardhu membaca satu lembar (Qur’an Madinah), atau yang sering dikalangan ibu2 majlis Ta’lim tadarusan, dll,
– Program menghafal Qur’an, Program Nabung sedekah, program pesantren kilat, dll.
3. Tuliskan target kita dan tempel ditempat yang sering terlihat oleh kita.( biar inget )
4. Ajak teman, saudara, atau tetangga kita dalam menjalankan program atau target tersebut,
5. Yang tidak kalah penting, persiapan fisik, dengan membeli madu, habatussauda, makanan2 sehat, dll yang dibutuhkan untuk menguatkan jasmani.
6. program lainnya, misalnya Tarawih keliling, ikut kuliah subuh, ikut program2 yang diadakan oleh mesjid terdekat,dll.

Nah, itu sedikit tips untuk mempesiapkan Ramadhan, agar maksimal dalam meraup semua pahala dan rahasia kebaikan di bulan Ramadhan kali ini. Bagaimana dengan persiapan Ramadhanmu???

Sabtu, 22 Sya’ban 1432 H
@ Markaz Dakwah, Jatipadang.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 Juli 2011 in Motivasi dan Inspirasi

 

Untaian Hikmah

nasehatBertawakalah atas jalan kehidupan yang Allah berikan kepada kita. Teruslah memohon yang terbaik, mudah-mudahan Allah swt memberi jalan keridhoanNya atas apa yang kita harapkan untuk menggapai kehidupan yang penuh keberkahan dunia dan akhirat. Sandarkanlah selalu hati kita akan pertolongan dan perlindungan Allah. Semoga hati kita senantiasa terhibur dengan bertaqarub kepadaNya.

“Barangsiapa yang meletakan hatinya di sisi Alah maka ia akan tenang,dan barang siapa memberikan hatinya kepada manusia maka ia akan gundah gulana.” (ibnul Qoyyim)

Beruntunglah seorang hamba yang menjadikan ibadah sebagai pekerjaannya. Kefakiran sebagai dambaannya.Uzlah [menyendiri] sebagai ambisinya. Akhirat sebagai cita-citanya. Mencari penghidupan sebagai bekalnya.Maut sebagai kesibukan pikirannya.Tekun dengan zuhud sebagai niatnya yang ikhlas. Ia mematikan kesombongannya dengan kehinaan dan menjadi keperluannya hanya kepada Rabbnya. Pada saat kesendiriannya selalu mengingat kesalahannya membasahi pipinya dengan air mata. Mengadu kepada Allah tentang keterasingannya dan memohon rahmat dengan bertaubat kepadaNya.

PadaMu Rabbi..
Ajarkan kami bagaimana berfikir sebelum bicara,untuk menerima sebelum menuntut,tersenyum disaat kecewa,tenang dikala gundah,untuk diam dikala gaduh,dan bersahaja diatas kemewahan.

Ada sarana yang akan menghantarkan kita kepada surga-Nya, yaitu “Roja dan Khauf”.
Roja agar kita senantiasa berada daam rasa harap karena setiap amalan kita akan mendapat pahala dengan surga sebagai balasannya. Dan Khauf, agar kita berada dalam rasa takut sehingga kita dapat mengerem perbuatan dzalim dengan terhindar dari panasnya api neraka sebagai balasannya. Kita berdoa agar kita dapat bersikap adil/tepat pada tempatnya dan ini adalah perjuangan untuk kita sebagai seorang hamba yang lemah.

Berbahagialah orang yang dapat menginfestasikan sebagian waktunya di sela-sela kesibukan dunia, untuk kebahagiaanYang Kekal di negeri akhirat. Sesungguhnya maut itu pasti datang.

Peliharalah imanmu dengan sedekah, bentengilah hartamu dengan berzakat dan tolaklah gelombang bencana dengan selalu berdoa kepada Allah swt (Ali bin Abi Thalib)

Barangsiapa yang resah dengan rizki yang sudah menjadi tanggungan Allah berarti ia lemah imannya,mantapkanlah ikhtiar,sempurnakanlah berdoa dan akhiri dengan tawakal.

Ya Allah..Jangan biarkan diri kami melangkah di duniaMu dengan kesombongan
Ya Allah..lembutkanlah jiwa kami dengan taubat,hiasi diri kami dengan takwa.

Ketika kehidupan memberi seribu alasan untuk ingin sesuatu,pahamilah bahwa Allah punya sejuta tahu akan kebutuhanmu. Awali hari ini dengan syukur dan keikhlasan..
Nikmati setiap detik waktu dengan istiqomah dan keikhlasan..
Akhiri kelelahan dengan senyum dan keikhlasan. Semoga Allah meridhoi semua usaha yang kita lakukan.

Ya Allah..aku berlindung dari hati yang tidak khusyu dan dari doa yang tidak didengar,dan dari diri yang tidak pernah kenyang,dan dari ilmu yang tidak bermanfaat.Dan aku berlindung dari 4 perkara tadi{HR Tirmidzi}

Kesabran menghadapi saat-saat sulit tanda kedewasaan..ketabahan disaat duka menimpa adalah buah dari keikhlasan..semoga kita menjadi hamba-hamba yang bersyukur.

Semoga Allah memberikan sebuah pelangi dalam setiap badai,sebuah senyum dalam setiap air mata, sebuah perlindungan dalam setiap cobaan,sebuah sinar dalam setiap penglihatan,sebuah jawaban untuk setiap doa.amin

Ingat 5 tanda kesengsaraan: Hati yang kering, Pandangan yang Zumud, Sedikit perhatian, Cinta kepada Dunia, Panjang angan-angan.

Indahnya tali persaudaraan adalah disaat memberi tanpa terbalas..ada sapa dalam sedih..ada doa dalam tangis..ada makna dalam setiap kata..ada nasihat dalam kesalahan..ada Allah dalam cinta. Semoga kita mendapatkan itu semua..

Berbahagialah orang yang selalu diselimuti dengan rasa cinta,karena dengan rasa cinta dan ridhoNya jiwa kita akan lebih tentram dalam mengarungi kehidupan ini

Ternyata hidup ini utnuk kubur, untuk tanah dan belatung,untuk munkar dan nakir, bukan untuk dinar dan dirham. Usahakanlah hidup ini agar selamat di kubur. Ada yang menemani kita di alam kubur. Ada yang memberi syafaat pada hari kiamat yaitu Al Qur’an. Selamat membaca dan memahami sahabat yang akan menemani kita nanti…

Ya Allah jadikan hati kami ini peka terhadap semua kebususkan di hati kami selembut apapun. Kami berlindung dari senang di puji dan takut dicaci makhluk..

Ilmu adalah pendamping dalam kesendirian; teman dalam keterasingan; pengiring dikala sepi; penunjuk pada jalan kebenaran; penolong dalam kesempitan dan tabungan kebaikan untuk kehidupan setelah mati..

Ya Allah hamba berlindung dari hati yang tiada merindukanMu di malam yang selalu dirindukan oleh para kekasihMu.

Bagai langkah semut di atas batu bahkan lebih lembut dari langkah semut itu. Seperti itulah perumpamaan sifat ujub dan ria tidak terasa oleh penderitanya

Ada 3 sumber cahaya dalam hidup; matahari,rembulan dan kebaikan. Matahari dan rembulan telah memiliki cahayanya sendiri dan telah diatur rapi oleh sang Maha Pemberi Cahaya. Sementara cahaya kebaikan, ia perlu pengusahaan dari diri kita! Susah memang,namun andaikan cahaya kebaikan telah menghimpun diri kita, maka terangnya cahaya kebaikan melebihi terang cahaya Matahari dan rembulan. Mudah-mudahan kita bisa menjadi cahaya kebaikan itu.

Tidak akan selamat menjadi ahli surga yang di dalam hatinya ada TAKABUR walau sebesar jaroh(HR Muslim). Salah satu ciri TAKABUR : Meremehkan orang lain.Kita tidak tahu, siapa tahu yang diremehkan itu lebih mulia dihadapan Allah. Mudah-mudahan kita terbebas dari satu sifat TAKABUR tadi.

Perindu Syurga tak akan pernah lepas dari ikhtiar dan doa. Ikhtiar agar siap diri,doa agar selalu tegar hati. Tersenyumlah dengan ceria seraya berkata, “bismillah”.

Sesungguhnya kita masih dihormati dan dihargai orang orang karena Allah masih menutupi aib kita,Seandainya Allah membukakan Aib kita,pastilah tidak ada yang bisa menolong kita dari kehinaan.

Cinta layaknya sebatang pohon di dalam hati,akarnya adalah ketundukan kepada Sang Kekasih,batangnya adalah pengenalan mendalam tentang-Nya, rantingnya adalah perasaan takut kepada-Nya, daunnya adalah rasa malu kepadaNya, buahnya adalah ketaatan padaNya dan unsur penyiram/pupuknya adalah ingat kepadaNya. Jika satu dari elemen dari bagian-bagian ini hilang,maka kadar cinta akan berkurang. (Ibnu Al Qoyyim)

Doa orang muslim terhadap saudaranya yang jauh(tidak hadir) pasti diijabah..di atas kepalanya malaikat yang mewakili..ketika orang itu berdoa yang baik untuk saudaranya, maka malaikat akan mengaminkannya (HR Ahmad dari Abu Darda)

Ya Allah, lembutkanlah jiwa kami dengan taubat.Satukanlah diri kami dengan orang-orang soleh dan jadikanlah kami ahli surga yang selalu berharap ridhoMu.

Ya Allah, terangilah mataku agar dapat melihat kebenaran dalam kegelapan, bersihkanlah telingaku dari segala macam gibah, ihsankanlah mulutku agar setiap ucapanku dapat meluluhkan setiap amarah dan membangkitkan semangat, kuatkanlah pundakku agar dapat mengangkat seberat apaun beban, ringankanlah tangan dan kakiku agar dapat merangkul,menjabat tangan dan melangkah bersilaturahim sebagai hablumminannas-ku, jernihkanlah pikiranku agar dapat membedakan mana ujian dan mana musibah, memecahkan masalah dan pandai mengambil hikmah darinya.

Di sekitar arsy ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah-wajag mereka pun bercahaya. Mereka bukan para Nabi dan Syuhada. Hingga para Nabi dan Syuhada pun iri kepada mereka,ketika para sahabat bertanya, Rasul menjawab,”Mereka orang-orang yang saling mencintai, bersahabat dan saling kunjung karena Allah. (HR Tirmidzi)

Ilmu adalah pendamping dalam kesendirian; teman dalam keterasingan; pengiring di kala sepi; petunjuk pada jalan kebenaran; penolong dalam kesempitan dan tabungan kebaikan untuk kehidupan setelah mati…

Barangsiapa yang meletakkan hatinya di sisi Allah maka ia akan tenang, dan barang siapa yang memberikan hatinya kepada manusia maka ia akan gundah dan gelisah.(ibnul Qoyyim)

Dalam sebuah hadis qudsi, Allah berkata kepada malaikat. “Disebelah sana ada hambaku yang fasik, banyak berbuat dosa, berdoa kepadaKu. Penuhi permintaanya segera! Karena Aku sudah jera mendengar suaranya. Di tempat yang lain ada seorang hambaKu yang saleh sedang berdoa kepadaKu. Tangguhkanlah permintaanya! Karena Aku senang mendengar rintihannya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28 Oktober 2009 in Motivasi dan Inspirasi

 

Meraih Kesuksesan Hidup Dengan Kesabaran

“Tidak ada jalan yang terlalu panjang bagi orang yang melangkah tanpa tergesa-gesa dan tidak ada penghargaan yang tidak dapat diraih bagi orang yang mempersiapkan diri untuk mendapatkannya dengan kesabaran.” (Bruyere).

DALAM hidup ini begitu banyak tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran. Bagi mereka yang tidak sabar, maka siap-siap untuk dikecewakan oleh tindakannya itu.

Kesabaran adalah kata yang indah dan mudah diucapkan, tapi ternyata tidak banyak orang yang mampu melakukannya. Dan derajat kesabaran inilah sesungguhnya yang membedakan hidup orang sukses dengan orang gagal dalam aktivitas hidupnya. Termasuk di dalamnya berlaku juga pada dunia kerja di mana pun. Terkait dengan ini, pantas saja seorang bijak pernah mengatakan, “Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan.”

Dengan kata lain, di dunia ini tidak ada sesuatu kesuksesan apa pun yang tidak dapat diraih oleh orang-orang yang mampu mempersiapkan dirinya secara baik untuk mendapatkannya dengan penuh kesabaran. Hal ini dapat kita buktikan dari kisah-kisah atau perjalanan hidup orang sukses. Di sini, dapat dipastikan kita akan menemukan nilai-nilai kesabaran di dalamnya.

Langkah selanjutnya, setelah jiwa sabar itu bersemayam dalam diri dan perilaku Anda, maka langkah sukses itu harus didukung pula dengan apa yang sebenarnya mesti mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses. Dalam suatu sumber disebutkan, ada tujuh hal yang dilakukan oleh mereka dalam meraih sukses.

  • Mau mengambil risiko. Orang sukses berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.
  • Percaya diri dan merasakan bahwa dirinya berbuat sesuatu untuk dunia. Orang sukses memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.
  • Menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Orang sukses mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, dll.
  • Menjadi pelajar seumur hidup. Orang sukses menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.
  • Berpandangan positif terhadap apa yang dapat dikerjakan. Orang sukses percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.
  • Memotivasi diri sendiri. Orang sukses mempunyai banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.
  • Tidak bekerja setengah-setengah. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah. Mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.

Akhirnya, sesungguhnya setiap orang berpeluang untuk sukses dalam bidangnya masing-masing, termasuk kita yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan atau sukses dalam usaha. Anda ingin sukses? Maka, tanamkanlah dalam diri Anda nilai-nilai kesabaran dan lakukan kiat-kiat tersebut sebagai realisasi kesabaran Anda. Waallahu a’lam. ***

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 30 September 2009 in Motivasi dan Inspirasi